Kamis, 03 Desember 2009

Budaya Indramayu

Diposting oleh Erna Bloom di 18.40 0 komentar
Nadran, Upacara ini merupakan sebuah cerminan dari hubungan antara manusia dengan Sang pencipta berupa ungkapan rasa syukur akan hasil tangkapan ikan dan mengharapkan akan peningkatan hasil ditahun mendatang serta dijatuhkan dari bencana dan marabahaya dalam mencari nafkah di laut. Umumnya upacara adat nadran ini diselenggarakan antara bulan Oktober sampai Desember yang bertempat di Pantai Eretan, Dadap, Karangong, Limbangan Glayem, Bugel dan Ujung Gebang.

Upacara Adat Ngarot, Upacara ini merupakan salah satu upacara adat yang sejak abad 16 sampai dengan sekarang masih tetap diselenggarakan terutama oleh masyarakat Desa Lelea setiap menjelang penggarapan sawah. Upacara ini dilaksanakan dalam rangka memohon agar mendapatkan hasil pertanian yang melimpah. Upacara adat ngarot atau kasinoman dilaksanakan setiap hari Rabu, minggu keempat bulan November, dimana pesertanya adalah para muda-mudi dengan kostum yang khas dan aksesoris yang gemerlap.

Jaringan, yaitu upacara kaum remaja yang bertujuan untuk mencari pasangan hidup yang dialaksanakan setiap malam bulan purnama. Kegiatan ini bertempat di desa Parean Kecamatan Kandanghaur.

Ngunjung, yaitu upacara syukuran yang dilaksanakan di kuburan-kuburan yang dianggap keramat, biasanya dilaksanakan pada bulan Syuro, Mulud.

Mapag Tamba, yaitu upcara yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mengusir penyakit, dengan cara membawa air tamba kedalam bumbung bambu yang berasal dari Kasepuhan atau Sumber untuk disiramkan ke air yang mengalir kesawah pada sawah yang berada di batas desa.

Mapag Sri, adalah upacara yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada sang pencipta atas tibanya masa panen, dengan cara melaksanakan pagelaran kesenian wayang kulit sehari semalam dengan lakon khusus dan biasanya dilaksanakan di Balai Desa.

Sedekah Bumi, adalah upacara yang dilaksanakan oleh petani pada saat akan turun hujan menggarap sawahnya. Biasanya dilakukan pada awal musim hujan yaitu sekitar bulan Oktober dan Desember. Prosesi upacara ini dimulai dari berkumpulnya masyarakat disuatu tempat dilakukan doa bersama dan setelah itu dilakukan upcara adat.

Makanan Khas Indramayu

Diposting oleh Erna Bloom di 18.35 0 komentar
HemMm.....
Selain Kaya akan budaya Indramayu juga memiliki makanan khas yang lain daripada yang lain.....
Makanan apa itu???
Ini adalah ikan bakar yang di jual di pantai Glayem Indramayu.
Pantai Glayem terletak sekitar 15 km dari Indramayu kota atau tepatnya di Juntinyuat. Letaknya tak jauh dari Tirtamaya, pantai pariwisata Indramayu....

Seni Tari Topeng

Diposting oleh Erna Bloom di 18.06 0 komentar
Tari Topeng Indramayu

Indramayu merupakan salah satu kabupaten yang ada di Jawa Barat yang memiliki berbagai macam kesenian dan budaya, di antaranya adalah Tari Topeng.
Tari Topeng Indramayu pertama kali dilestarikan oleh Lastra, yang kemudian diturunkan dan dikembangkan oleh Sang Maestro Tari Topeng Mimi Rasinah.

Pada Tahun 2005 Sang Maestro terserang strooke, sehingga beliau tidak mampu lagi menari. Dan proses belajar mengajar tari topeng diteruskan oleh cucunya, Aerly yang kini tengah mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung jurusan seni tari.

Sang Maestropun berharap Tari Topeng Gaya Indramayu dapat dilestarikan dan dikembangkan pada generasi berikutnya, sehingga khasanah budaya Indonesia bisa tetap terjaga.

Rabu, 02 Desember 2009

Batik Indramayu

Diposting oleh Erna Bloom di 22.12 0 komentar
Jawa Barat ternyata memiliki sentra batik di Indramayu, namun selama ini masih banyak yang belum tahu, batik Indramayu berbeda dengan batik dari kota-kota lain di Indonesia. Batik Indramayu sangat kaya motif, warnanya lebih cerah, dan lebih detail dalam penggarapannya. Apalagi sebanyak 150 motif batik Indramayu telah didaftarkan untuk memiliki hak paten, bahkan 50 diantaranya sudah dipatenkan. Salah satu faktor yang membuat batik Indramayu kurang dikenal dibandingkan batik dari kota-kota lain adalah masalah promosi. Hal inilah yang harus terus menerus ditingkatkan. Batik Indramayu sebenarnya sudah banyak sekali peminatnya. Bahkan terkadang sampai tidak mampu memenuhi pesanan karena banyaknya order. salah satu kendala yang dihadapi perajin batik Indramayu adalah masalah peralatan yang harganya mahal. Misalnya peralatan untuk printing malam, yang selama ini harganya sulit dijangkau.

 

Kebudayaan Daerahku Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Online Shop Vector by Artshare